Semerbak Upakara Yajna di Zaman Industri:
Antara Eksistensi Alam dan Konsumtifisme
Hindu
sebagai agama mayoritas di Bali tentu memiliki kedudukan yang sangat
fundamental dalam berbagai hal, terutama dalam bidang agama itu sendiri, budaya
dan adat istiadat serta sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu tidak salah jika
Hindu dikatakan sebagai jiwa daripada segala aktifitas masyarakat Bali pada
umumnya. Hindu yang hadir dan terintegrasi dengan kehidupan masyarakat Bali
sangat bersifat luwes. Luwes dalam arti sangat menghargai nilai-nilai tradisi yang
baik dan benar serta sesuai dengan ajaran Veda dalam setiap segala sendi-sendi
kehidupan masyarakat Bali pada khususnya. Karena Veda sebagai kitab suci agama
Hindu yang berasal dari sabda Tuhan tidaklah bersifat diskriminasi terhadap
keragaman. Ajaran Veda sangat memahami bahwa untuk menyamakan wajah setiap
orang yang berbeda adalah sebuah kebodohan. Keberagaman bagi Veda yang diimani
oleh umat Hindu adalah sebuah keniscayaan dan juga anugerah yang mesti
disyukuri.